Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LANGKAH KEUANGAN YANG PERLU DILAKUKAN DI USIA 40AN

 

Life Begins at Fourty

Life begins at fourty merupakan istilah yang sangat popular di masyarakat. Hal ini merupakan  buku pengembangan diri Amerika tahun 1932 karya Walter B. Pitkin. Akan tetapi banyak orang beranggapan bahwa kehidupan dimulai pada usia 40-an terasa nyata. Hal tersebut sebenarnya bukanlah sebuah mitos melainkan fakta. Dalam sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kebanyakan orang biasanya mencapai apa yang mereka inginkan di usia 40 an hingga disebut usia ini sering disebut sebagai ‘golden age’. Membangun kekayaan di usia 40-an adalah sebuah proses, yang akan berlanjut sepanjang hidup Anda. Dan tidak peduli seberapa banyak yang telah Anda capai, selalu ada cara untuk membawa kekayaan Anda ke tingkat selanjutnya. Dan pada usia ini diharapkan kita lebih bijak dalam mengatur keuangan kita.

Pada usia ini kita harus semakin banyak menabung atau investasikan, semakin banyak yang dapat Anda investasikan, sehingga uang Anda bekerja untuk Anda. Namun, seringkali keinginan kita tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan akan selalu ada hambatan, beberapa di antaranya mungkin bahkan tidak kita sadari, yang dapat menghambat kemampuan kita untuk menabung atau investasi sebanyak yang seharusnya.

Untuk itu kita sendiri harus mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada, Anda dapat membuat strategi untuk meminimalkan dan bahkan terkadang menghilangkan dampaknya terhadap kemampuan kita dalam menabung dan berinvestasi lebih banyak. Adapun hal – hal yang perlu kita perhatikan adalah :

1. Menunda – nunda Investasi

Penundaan ini merupakan hal sering kita lalukan dalam menghalangi menuju masa depan yang lebih baik. Penundaan atau menunggu hingga besok untuk melakukan apa yang bisa Anda lakukan hari ini. Sering kali kita menganggap besok masih ada waktu. Sehingga kita kerap menunda – nunda pekerjaan dalam menabung atau berinvestasi. Sulit memang untuk mengatasi penundaan. Kita melakukannya dengan berbagai alasan, terutama kita selalu beranggapan hari besok akan dating lebih baik. Penawar paling ampuh untuk penundaan adalah logika dan matematika.

Logika mengatakan bahwa semakin cepat Anda menginvestasikan uang, semakin cepat Anda dapat memanfaatkan. Sebagai Contoh saja kita  Andi dan Edi yang merupakan pegawai Negeri dengan Jabatan, pangkat dan golongan yang sama. Andi memulai menabung emas 1 Gram di setiap bulannya yang dimulai Januari di tahun 2020. Akan tetapi Edi Menunda – nunda untuk menabung sehingga sampai 2026 Edi tidak memiliki tabungan. Disaat tahun tahun 2026 Harga Emas yang begitu tinggi Andi telah memiliki 72 Gram Emas.

2. Kebiasaan Belanja yang tidak terkontrol

Kemajuan teknologi ini sangat berperan dalam mempengaruhi pola belanja kita. Dengan berbagai kemudahan – kemudahan yang di dapat. Cukup dengan rebahan kita dapat belanja berbagai kebutuhan. Cukup dengan scroll – scroll HP kita mampu belanja berbagai kebutuhan. Sehingga butuh adanya control diri sendiri terhadap belanja dan pengeluaran kita. Yang parahnya lagi kita kerap membeli barang – barang yang kadang tidak terlalu penting untuk kebutuhan kita.

Dan kebiasaan belanja ini benar-benar bisa menjadi masalah ketika belanja ini menyebabkan Anda memiliki utang, bahkan utang jangka pendek. Faktanya, perhitungan menunjukkan bahwa membayar utang menghambat kemampuan Anda untuk membangun kekayaan. Hal ini terutama berlaku untuk utang berbunga tinggi seperti saldo kartu kredit. Mengurangi atau menghilangkan utang semacam itu harus menjadi prioritas dalam perencanaan keuangan Anda .

3. Membangun Berbagai Sumber Pendapatan Baru

Mendiversifikasi pendapatan dapat memberikan keamanan finansial, terutama di masa ekonomi yang tidak menentu. Dimana hal ini dapat mengurangi potensi kerugian yang besar dan berpeluangan mendapat keuntungan yang lebih besar lagi. Untuk membangun berbagai sumber pendapatan, Anda dapat memulai usaha sampingan atau pekerjaan lepas, berinvestasi dalam properti sewa atau real estat, dan mendiversifikasi investasi Anda untuk menghasilkan pendapatan pasif.

Investasi pada berbagai aset untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan . Anda dapat melakukan diversifikasi investasi dengan berinvestasi di saham, obligasi, properti, dan aset lainnya. Diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko dan memastikan investasi Anda seimbang dan selaras dengan tujuan keuangan Anda. 

4. Mulailah Usaha Sampingan atau Pekerjaan Lepas

Memulai usaha sampingan atau pekerjaan lepas melibatkan penggunaan keterampilan dan keahlian Anda untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama Anda. Anda dapat memulai bisnis kecil, menawarkan jasa konsultasi, menjual produk secara online, atau mencoba beberapa peluang penghasilan pasif lainnya . Memulai usaha sampingan atau pekerjaan lepas dapat memberikan sumber penghasilan tambahan dan dapat menjadi batu loncatan menuju kemandirian finansial .

Demikianlah 4 tips yang dapat kita lakukan menurut penulis dalam mengelola keuangan di Usia 40 supaya tidak menjadi masalah dimasa pension kita nanti.

Posting Komentar untuk "LANGKAH KEUANGAN YANG PERLU DILAKUKAN DI USIA 40AN"