HARGA SAHAM HILLCON BERPOTENSI Rp.1
.jpg)
Para Pemegang Saham PT Hillcon Tbk (HILL) kian merana. Saham kontraktor tambang itu kini masuk Papan Pemantauan Khusus tahap II yang dilaksanakan secara full periodic call auction (FCA), setelah harganya anjlok 81,25% dalam sebulan terakhir. Pada penutupan perdagangan saham Senin (5/3), antrean jual HILL sudah mencapai 1,34 juta lot. Harga sahamnya hari ini anjlok 7,69% ke Rp 24 dengan Kapitalisasi Pasar sebesar Rp.430 juta dan 179 ribu Lot sedangkan pada tanggal 2 Maret 2026 kapitalisasi pasar HILL sebesar Rp 457 miliar. Hingga pukul 15.24 WIB tadi, volume saham HILL yang diperdagangkan tercatat sebanyak 85,16 juta dengan nilai transaksi Rp 2,64 miliar. Dalam seminggu terakhir, harga saham tersebut sudah merosot hingga 38% dan rontok hingga 79,05% secara year to date (ytd).
Hampir setahun yang lalu,
tepatnya pada 4 Maret 2025, harga saham HILL berada di level Rp 420 per unit.
Sementara selama sebulan ini, sahamnya nyaris secara full berada di zona
merah. Kabar yang lebih buruk lagi
adalah, saham yang masuk ke FCA harganya berpotensi untuk terjun hingga ke Rp
1. Dalam Tahap I, terdapat dua sesi periodic call auction dalam satu hari
perdagangan di bursa. Pada mekanisme ini, parameter perdagangan memiliki
batasan harga minimum Rp 1 per saham. Pada Perdagangan Kamis 05 maret 2026 terpantau harga saham Hill Rp.24 dan
diperkirakan akan terus menurun.
Selain itu, ketentuan auto
rejection juga ditetapkan sebesar Rp 1 untuk saham dengan rentang harga Rp 1
hingga Rp 10, serta sebesar 10% untuk saham dengan harga di atas Rp 10.
Sementara pada Tahap II, seluruh saham yang masuk ke dalam papan tersebut akan
diperdagangkan sepenuhnya menggunakan mekanisme call auction atau FCA.
Ketentuan batasan harga minimum tetap Rp 1 per saham, dengan auto rejection Rp1
untuk saham pada rentang harga Rp 1 hingga Rp 10, serta 10% untuk saham dengan
harga di atas Rp 10.
Dalam skema FCA ini, perdagangan
akan dilakukan melalui lima sesi periodic call auction dalam satu hari
perdagangan Bursa.
Pemodal Besar Lego Saham
Pada 26 Februari 2026, CGS
International Sekuritas Indonesia menjual saham HILL 1.240.300 saham atau
setara 0,0084%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan CGS di HILL menjadi
2.716.063.700 saham atau sekitar 18,4246%, turun dari sebelumnya 2.717.304.000
saham (18,433%). Di hari yang sama, pengendali HILL, Hillcon Equity Management (HEM) juga jual
sebanyak 27.887.100 saham atau sekitar 0,1892%. Dengan transaksi tersebut,
kepemilikan HEM turun menjadi 6.106.359.000 saham atau 41,4229%, dari
sebelumnya 6.134.246.100 saham atau 41,6121%. Sehari sebelumnya, pada 25
Februari 2026, CGS International Sekuritas Indonesia juga tercatat menjual
dalam jumlah yang lebih besar, yakni 283.069.700 saham atau sekitar 1,9202%.
Kepemilikan CGS pun turun menjadi 2.717.304.000 saham atau 18,433%, dari
sebelumnya 3.000.373.700 saham atau 20,3532%.
Terjerat PKPU
Posting Komentar untuk "HARGA SAHAM HILLCON BERPOTENSI Rp.1"